Blue Flower

Response paper

Nathasya Montana – 14140110424

            Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi tentu memberikan dampak yang sangat berarti bagi kehidupan manusia. Semenjak ditemukannya teknologi komunikasi hingga masa-masa perkembangannya sampai saat ini, manusia sangat dimudahkan untuk saling bertukar informasi dengan manusia lain. Permasalahan jarak dan waktu sudah bukan lagi menjadi hal yang akan menghambat manusia untuk berkomunikasi dan mendapatkan informasi.

 

            Seiring berjalannya waktu, informasi semakin mudah untuk didapatkan. Jika hal ini terus berlangsung, manusia akan semakin mudah mengakses informasi dan informasi juga akan semakin terbuka. Hal tersebut akan merealisasikan konsep Marshall McLuhan tentang Global Village atau Desa Global.

 

            Global Village merupakan konsep tentang perkembangan teknologi komunikasi di mana dunia dianalogikan menjadi sebuah desa yang sangat besar. McLuhan memperkirakan bahwa pada masa terjadinya Global Village, trend komunikasi akan ke arah komunikasi massa. Maksudnya adalah komunikasi yang bersifat massal dan luas di mana pembicaraan akan suatu topik dapat menjadi konsumsi dan masukan bagi masyarakat luas. Namun, terdapat pengecualian pada hal-hal yang bersifat sangat rahasia, misalnya seperti rahasia perusahaan dan rahasia negara.

 

            Konsep Global Village mengalami perkembangan seiring berjalannya waktu. Konsep Global Village ini dianggap sesuai dengan keadaan masa kini. Saat ini teknologi komunikasi, salah satunya internet, terbukti dapat menyatukan dunia. Dalam perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang ada pada konsep Global Village, tentu terdapat beberapa dampak, baik dampak positif maupun negatif.

 

Dampak positif dari perkembangan tersebut adalah orang dapat saling berkomunikasi dan bertukar informasi walau berada pada jarak yang jauh. Dampak negatifnya berupa kecanduan internet. Kini, orang tidak dapat hidup tanpa internet. Ada juga orang yang lebih eksis di dunia maya dibandingkan dunia nyata. Kecanduan internet juga akan mengganggu hubungan sosial dengan orang lain di sekitar kita.

 

Di Indonesia sendiri, konsep Global Village mulai berkembang. Orang yang berada di Jakarta dapat mengetahui berita atau kejadian yang terjadi di Merauke. Desa-desa terpencil mulai dikenalkan dengan internet, di mana mereka dapat mengakses informasi apa saja yang mereka butuhkan. Kerja pemerintah pusat untuk memantau pemerintah-pemerintah daerah juga semakin mudah karena informasi dapat dengan mudah dan cepat tersampaikan.

 

Konsep Global Village masih mengalami perkembangan hingga saat ini. Mcluhan tidak secara jelas menyatakan tanda-tanda keberakhiran Global Village. Situs jejaring sosial yang sangat berkembang dan populer sekarang ini, seperti facebook, twitter,dan path, merupakan bukti nyata perkembangan Global Village di dunia, terutama di Indonesia.

 

Pada akhirnya, Global Village tidak hanya menjadi konsep, tetapi mulai menjadi kenyataan yang tidak ada yang bisa memprediksi kapan berhentinya. Ada beberapa peneliti menyatakan bahwa perkembangan teknologi komunikasi dan informasi akan membawa kehancuran pada manusia itu sendiri. Namun, tidak sedikit peneliti juga yang menyangkal hal tersebut. Meurut mereka, selama manusia dapat mengontrol teknologi itu sendiri, hal tersebut tidak akan terjadi.

 

Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi juga menghasilkan masyarakat majemuk dengan fragmentasi. Fragmentasi yang dimaksud adalah masyarakat terbagi menjadi kelompok-kelompok kecil, tetapi tidak ada yang mendominasi. Dalam masyarakat ini, tidak ada satu kelompok pun yang mempunyai posisi politik atau ekonomi yang dominan.

 

Dampak perkembangan teknologi komunikasi dan informasi juga dapat dirasakan dalam bidang kesehatan. Orang-orang dapat dengan mudah mengakses informasi mengenai kesehatan lewat internet. Terdapat juga situs-situs atau jejaring sosial yang memberikan informasi mengenai kesehatan. Konsultasi dengan dokter juga tidak perlu repot datang ke rumah sakit atau tempat prakteknya. Dengan menggunakan e-mail, kita juga dapat berkonsultasi.

 

Selain itu, dalam konteks media komunikasi dan budaya juga terdapat dampak dari perkembangan teknologi komunikasi dan informasi. Kita dapat dengan mudah mengetahui budaya-budaya negara lain. Kita juga dapat bertukar budaya dengan orang-orangyang kita temui lewat internet. Dengan mengetahui budaya lain, selain budaya yang kita anut, kita dapat belajar menyesuaikan diri dengan budaya lain tersebut.

 

Dalam konteks media komunikasi dan institusi sosial juga dapat merasakan dampak dari perkembangan teknologi komunikasi dan informasi. Institusi sosial merupakan seperangakat norma yang sistemis dalam masyarakat mengenai aktivitas tertentu dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok manusia. Contoh institusi sosial adalah universitas, pers, dan lembaga keagamaan. Dengan adanya media komunikasi, iinstitusi-institusi tersebut dapat saling berkomunikasi. Hal-hal yang mungkin mereka perlukan dari pihak lain dapat tersampaikan dengan jelas dan dapat terjalin kerjasama yang baik antar institusi tersebut.

 

Media komunikasi pun tidak lepas dari kegiatan-kegiatan politik. Dengan berkembangnya teknologi komunikasi dan informasi, kegiatan lembaga politik dapat diinformasikan secara massal kepada seluruh masyarakat dengan cepat dan mudah. Akhir-akhir ini, media sosial menjadi sebuah wadah aspirasi masyarakat tentang kinerja pemerintah. Banyak masyarakat yang memberikan kritikan yang membangun agar berlangsungnya negara demokrasi yang sejahtera.

 

Perlakuan-perlakuan pemerintah yang dianggap sewenang-wenang juga semakin sering dikomentari oleh masyarakat lewat media sosial. Dengan terjadinya hal seperti ini, kita menjadi sadar bahwa banyak masyarakat yang ingin memperbaiki kinerja pemerintah negaranya. Banyak masyarakat yang menginginkan agar hukum yang ada benar-benar ditegakan tanpa adanya keuntungan berlebihan pada pemerintah. Banyak masyarakat yang bercita-cita memiliki pemerintahan yang baik, adil, dan tidak semena-mena pada rakyatya. Banyak masyarakat yang ingin hidupnya sejahtera selama tinggal di negaranya tersebut.

 

Teknologi komunikasi dan informasi tentunya telah banyak membantu kehidupan masyarakat dalam segala aspek. Tanpa adanya perkembangan teknologi-teknologi tersebut, kita tidak dapat merasakan menjadi masyarakat informasi yang tentunya kritis dengan kehidupan di sekitar kita. Dampak-dampak positif yang ada diharapkan dapat terus dirasakan sehingga mengurangi dampak negatif yang mungkin tanpa sadar telah kita rasakan.

 

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}